Rabu, 28 September 2016

Pengaruh Faktor Geografis terhadap Masyarakat, Struktur Sosial dan Nilai-nilai



A.    FAKTOR-FAKTOR GEOGRAFIS

Faktor geografis adalah jenis-jenis di dalam faktor alam yang mempunyai pertalian langsung
atau tak langsung dengan kehidupan manusia dalam arti memberikan fasilitas kepadanya untuk 
menghuni permukaan bumi sebagai wilayah.
1.      Lokasi
Merupakan suatu tempat dalam suatu wilayah penting. Demikian ada unsur relasi keruangan yang
lain seperti posisinya, jaraknya dari tempat lain. Lokasi itu sendiri memiliki luas serta bentuk 
yang ada artinya bagi persatuan bangsa, perkembangan ekonomi atau kontak dengan wilayah lain 
secara kultural maupun politik.  
2. Jenis iklim
Jenis iklim dapat menentukan hasil pertanian. Seperti daerah tropis yang baik untuk perkebunan. 
3.  Bentuk Relief / topografi
Topografi umumnya menyuguhkan relief permukaan, model tiga dimensi, dan identifikasi lahan
4. Tipe Tanah
Tipe tanah menentukan kesuburan wilayah, tanah berkapur melahirkan daerah yang
penduduknya yang miskin dan kurang. 
5. Jenis Fauna dan Flora
Faktor ini juga mempengaruhui kegiatan ekonomi manusia serta mutu pangannya. Seperti 
Maluku dengan kekayaan lautannya dan tanaman sagunya
6. Kondisi Air 
Faktor ini juga menentukan dapat tidaknya suatu wilayah dihuni dengan baik sehingga 
merupakan kunci bagi lahirnya peradaban manusia.
7. Sumber-sumber Mineral
Sumber mineral merupakan segala pontensi alam berupa bahan galian yang terdapat 
pada perut bumi yang diperoleh melalui peroses pertambangan (ekspolasi). 
8. Kontak dengan Lautan 
Kontak dengan lautan ini sangat penting bagi peradaban manusia. Daerah yang berada di persisir 
lebih cenderung maju, karena di sana terjadi interaksi dengan wilayah-wilayah lainnya.

B. Masyarakat
    Istilah masyarakat berasal dari bahasa Arab musyarakah. Dalam bahasa Arab sendiri  
masyarakat disebut dengan sebutan mujtama`, yang menurut Ibn Manzur dalam Lisan al  `Arab
mengandung arti (1) pokok dari segala sesuatu, yakni tempat tumbuhnya keturunan, (2) 
kumpulan dari orang banyak yang berbeda-beda. Sedangkan musyarakah mengandung 
arti berserikat, bersekutu dan saling bekerjasama. Jadi dari kata musyarakah dan mujtama`
sudah dapat ditarik definisi ataupun pengertian bahwa masyarakat adalah  kumpulan dari orang
banyak yang berbeda-beda tetapi menyatu dalam ikatan kerjasama, dan mematuhi  peraturan 
yang disepakati bersama. Begitu pula menurut pendapat para ahli dibidannya bahwa pengertian 
atau definisi masyarakat pada dasarnya adalah sama yaitu sejumlah manusia yang  merupakan 
satu  kesatuan golongan yang berhubungan tetap dan mempunyai kepentingan yang sama. Meski 
pada konteks nya berbeda-beda.  

C. Strukutr Sosial 
Struktur merupakan susunan terhadap suatu yang memiliki bagian atau unsur-unsur dan   
membentuk suatu susunan. Menurut Koentjaraningrat, mengatakan struktur sosial kerangka yang 
dapat menggambarkan kaitan antara perbehal eleman dalam masyarakat. Dan menurut Soeleman 
B . Taneko mengatakan bahwa struktur sosial adalah keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosal
yang pokok yakni kaidah-kaidah sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok sosial serta lapisan 
sosial. 
Hal-hal yang memengaruhi struktur sosial masyarakat Indonesia adalah sbb:
a.       Keadaan geografis Kondisi geografis terdiri dari pulau-pulau yang terpisah. Masyarakatnya kemudian mengembangkan bahasa, perilaku, dan ikatan-ikatan kebudayaan yang berbeda satu sama lain.
b.      Mata pencaharian Masyarakat Indonesia memiliki mata pencaharian yang beragam, antara lain sebagai petani, nelayan, ataupun sektor industri.
c.       Pembangunan,  Pembangunan dapat memengaruhi struktur sosial masyarakat Indonesia. Misalnya pembangunan yang tidak merata antra daerah dapat menciptakan kelompok masyarakat kaya dan miskin.
D. Nilai-Nilai Sosial
   Nilai sosial adalah kualitas perilaku masyrakat, pikiran dan karakter yang dianggap masyarakat 
baik dan benar, hasil yang diinginkan layak yang ditiru oleh setiap orang. Menurut prof. Dr. 
Notonegora, S.H, nilai sosial terbagi atas 3, yaitu
1.      Nilai meterial, merupakan yang bersumber dari meteri (kebendaan) dan biasanya berguna bagi unsur jasmani dan rohani
2.      Nilai vital,  suatu ang bersumber dai sesuatu yang vital (memliki daya atau tenaga) dan berguna untuk melakukan aktivitas. Seperti kesehatan sangat vintal dalam kehidupan manusia.
3.      Nilai Rohaniah, segala yang bersumber dari jiwa dan berguna bagi kepentingan rohani manusia. Nilai rohaniah terdiri atas 4 jenis, yaitu :
a.       Nilai kebenaran yang bersumber pada unsur rasio (pikiran)
b.      Nilai keindahan yang bersumber pada unsur rasa
c.       Nilai moral yang bersumber pada kehendak
d.      Nilai religi yang bersumber pada keyakinan dan keimanan pada Tuhan


E.Pengaruh Faktor Geografis terhadap Masyarakat 
Faktor lingkungan menjadi sangat dominan dalam mepengaruhi kepribadian seseorang.  
Faktor geografis yang dimaksud adalah keadaan lingkungan fisik (iklim, topografi, sumberdaya 
alam) dan lingkungan sosialnya. Keadaan lingkungan fisik atau lingkungan sosial tertentu 
memengaruhi kepribadian individu atau kelompok karena  manusia harus  menyesuaikan
diri dengan lingkungannya. 
orang-orang yang tinggal di daerah pantai memiliki ke pribadian yang lebih keras dan kuat  
jika dibandingkan dengan mereka yang tinggal di pegunungan. Masyarakat di pedesaan  
penuh dengan kesederhanaan dibandingkan masyarakat kota. Kebudayaan mempunyai  
pengaruh besar terhadap perilaku dan kepribadian seseorang, terutama unsur-unsur   
kebudayaan yang secara langsung memengaruhi individu. Kebudayaan dapat menjadi  
pedoman hidup manusia dan alat untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.
Oleh karena itu, unsur-unsur kebudayaan yang berkembang di masyarakat dipelajari oleh
individu agar menjadi bagian dari dirinya dan ia dapat bertahan hidup. Proses mempelajari
unsur-unsur kebudayaan sudah dimulai sejak kecil sehingga terbentuklah kepribadian-kepribadian
yang berbeda antarindividu ataupun antarkelompok kebudayaan satu dengan lainnya.